Ini adalah dashboard pemantauan deposito yang kami bangun untuk sebuah bank umum nasional. Bank menjual produk deposito online kepada nasabah bank mitra lewat aplikasi perbankan digital milik mitra. Dashboard memberi tim bank satu tempat untuk mengikuti deposito itu, dari pembukaan sampai jatuh tempo, dan menyusun laporan yang mereka perlukan.
Tulisan ini membahas alasan bank membutuhkannya, fungsi dashboard, bagaimana data sampai ke dashboard, dan bagaimana pekerjaan ini dijalankan.
Mengapa bank membutuhkan dashboard deposito
Kerja sama ini membuka akses bank ke basis nasabah digital yang besar. Nasabah bank mitra bisa membuka produk deposito bank dari aplikasi mitra, dengan bunga yang lebih menarik dari yang biasa mereka dapat. Itu baik bagi nasabah dan pertumbuhan bank, tetapi setiap deposito hidup di dua tempat: nasabah melihatnya di aplikasi mitra, sedangkan bank mencatatnya di sistemnya sendiri.
Tim bank perlu tahu berapa deposito yang berjalan, mana yang segera jatuh tempo, berapa bunga yang harus dibayar, dan apakah angkanya cocok dengan laporan mitra. Tanpa dashboard, artinya data mentah harus disusun ke spreadsheet setiap kali ada rekonsiliasi dan laporan kemajuan.
Apa yang dikerjakan dashboard ini
Dashboard ini adalah aplikasi web dengan tampilan ringkasan, halaman laporan, dan alat untuk mengatur siapa boleh melihat apa. Modulnya tersusun sebagai berikut:
| Modul | Fungsinya |
|---|
| Pengaturan dan keamanan | Peran, hak akses, akun pengguna, dan pengaturan keamanan aplikasi. |
| Pengambilan data | Menarik data deposito, buku besar, pencairan, dan pembayaran bunga dari sumber milik bank ke dashboard. |
| Dashboard | Angka ringkasan, grafik menurut jangka waktu, nasabah, dan jenis deposito, pertumbuhan portofolio, transaksi terbaru, dan status deposito setiap nasabah. |
| Laporan | Laporan detail transaksi, pertumbuhan, suku bunga, dan jatuh tempo, dengan filter periode dan ekspor ke Excel. |
| Notifikasi | Pengingat di dalam aplikasi untuk jatuh tempo yang mendekat dan perpanjangan otomatis. |
| Jejak audit | Log aktivitas pengguna dan sistem. |
Status deposito
Rekonsiliasi hanya berjalan lancar kalau semua orang membaca status deposito dengan cara yang sama, jadi dashboard memakai empat status.
| Status | Artinya |
|---|
| Aktif | Deposito sudah terbit dan sedang berjalan. |
| Dibreak | Nasabah menutup deposito sebelum tanggal jatuh tempo. |
| Dicairkan | Deposito jatuh tempo dan dananya dikirim ke rekening nasabah. |
| Jatuh tempo tetapi belum bisa dicairkan | Deposito sudah jatuh tempo, tetapi rekening tujuan tidak bisa menerima dana. |
Bagaimana data sampai ke dashboard
- Nasabah membuka deposito di aplikasi bank mitra.
- Bank mitra dan bank bertukar data nasabah dan deposito, lalu deposito dibuat di sistem inti bank.
- Dashboard menarik data deposito, pencairan, dan bunga dari sumber milik bank.
- Tim membaca angka di dashboard, membuka angka mana pun untuk melihat transaksi di baliknya, dan mengekspor laporan ke Excel untuk rekonsiliasi.
Setiap angka di dashboard bisa dibuka, jadi pertanyaan tentang sebuah total langsung mengarah ke transaksi satu per satu.
Bagaimana pekerjaan ini dijalankan
| Tahap | Yang dilakukan |
|---|
| Spesifikasi | Alur deposito di aplikasi mitra (buka, break, pencairan saat jatuh tempo, ubah rekening tujuan) didokumentasikan lebih dulu. Dashboard didefinisikan sebagai lapisan pemantauan di atasnya. |
| Pembangunan | Pengaturan dan keamanan, pengambilan data, dashboard, laporan, jejak audit, dan notifikasi dikerjakan sebagai satu aplikasi web di infrastruktur milik bank. |
| Pengaturan lingkup | Waktunya singkat, sehingga beberapa item dijadwalkan untuk tahap berikutnya dan rilis pertama berfokus pada pemantauan dan pelaporan. |
| Serah terima | Bank menerima spesifikasi, dokumen pengujian dan migrasi, panduan pengguna, dan kode sumber, dengan masa garansi dan pemeliharaan setelah go-live. |
Apa yang berubah bagi tim
Tim kini punya satu tampilan portofolio deposito, bukan sekumpulan spreadsheet. Laporan yang dulu disusun manual kini keluar dari filter dan satu tombol ekspor, jatuh tempo tidak lagi bergantung pada ingatan seseorang, dan log aktivitas menunjukkan siapa yang melihat atau mengubah apa.
Kalau tim Anda mengikuti satu produk keuangan lintas beberapa sistem, halaman pengembangan software fintech kami menjelaskan cara kami mengerjakan proyek seperti ini.